Kapan Tobatnya?



Omong-omong soal kecanduan narkoba, obat bius dan sebagainya, saya jadi ingat dengan salah satu tayangan yang menginformasikan kalo sekarang sudah ada obat-obatan herbal anti drug-addictive yang katanya bisa menghilangkan sakaw dalam waktu 15 menit (tapi, saya lupa mereknya apa) dan bahkan ada testimonial dari beberapa pecandu yang mengatakan kalo herbal ini membantu kesembuhan mereka dari menjadi pecandu.


Waktu menonton hal itu, ada satu hal yang tersirat dalam pikiran saya, “waduh, kalo ada obat-obatan macam begini, bakal lebih banyak ni generasi muda yang mau mencoba untuk menjadi pecandu”. Mengapa? Karena sudah ada obatnya.


Memang, keberadaan obat itu penting namun kadang, bagi kelompok tertentu, keberadaan obat malah membuat mereka menjadi leluasa melakukan sesuatu hal karena dianggapnya…toh ada penyembuhnya. Bayangkan saja kalo seandainya ada obat yang 100% anti-hamil, akan ada makin banyak anak muda yang berani mencoba untuk melakukan hubungan intim, kan?


Pada akhirnya, semua kembali lagi ke dalam pribadi kita sendiri. Apakah kita akan menjadi pihak yang mencegah (menolak melakukan atau mengkonsumsi karena tahu hal itu jelek) atau pihak yang mengobati (suka coba-coba, mumpung ada obatnya…) karena kita sudah cukup bijak dan matang untuk melihat hal yang terbaik bagi kita.

Posting Lebih Baru Posting Lama

20 Responses to “Kapan Tobatnya?”

taliguci mengatakan...

tentu saja semua tergantung dari diri kita, tapi faktor luar juga bisa memaksa kita terjerumus loh..

namaku wendy mengatakan...

kapan yah? kapan? mudah2an si bukan kapan2, secepatnya ajalah! doain aja wis sambil positip tingking ;)

Benny mengatakan...

susah ya melepasnya klo udh terjerat yang namanya narkoba..

Pesan : "jangan pernah sekali2 mencoba"

travellous mengatakan...

suka sekali ak dengan caramu menadang permasalahan ini. Ya semuanya tergantung fungsi kontrol pribadi kita!

semoga hidup bermanfaat :)

Tony mengatakan...

wah amit amit deh jangan sampe terjerumus kedalam

Pythia mengatakan...

Serba salah ya jadinya, ada salah, gak juga salah. Dan setuju, smuanya balik ke orangnya masing2, semoga smua itu bisa dimanfaatkan dengan benar n sebaik2nya.

kRucIaL mengatakan...

hah, masa ada obatnya...
ya jangan2 obatnya itu narkobanya,
andaikan itu bener ad obatnya, jd nya tar kecanduannya beralih dunk, narkobanya berhenti tp kecanduan obatnya...

ga tau lah aneh2 aj...

dee mengatakan...

adanya obat herbal itu kaya 2 sisi mata uang.. ada dampak positif dan negatifnya. obat apa pun kalo disalahgunakan juga akan berimbas buruk.. kalo mau tobat en sembuh dr narkoba, ga cm mengandalkan obat. tapi, niat dan usaha diri sendiri plus dukungan kel en temen2...

cahpesisiran mengatakan...

kalo daun mariyuana termasuk kategori obat herbal gak ya??
pengel2 diobati pake daun itu sembuh kali ya.. :D

Rosa mengatakan...

klo obat buat pecandu nge-Net apa ya....hehehheee...untung banget gak pernah kenalan ama narkoba......ngeri...

astrid savitri mengatakan...

saya mau ngaku nih, ivana...

saya kecanduan!
saya bener-bener kecanduan...
ngeblog!

gak bisa brentiiii....

Anang mengatakan...

yang penting adalah niat dari pelakunya.........

masenchipz mengatakan...

maka itu kalo dah tau susahnya lepas darinarkoba... ya.. kita harus menjaga diri biar gak make tuh narkoba... he..he... say no dgrs

Muhammad Qori mengatakan...

satu hal yg pasti:
"buat anak kok coba coba"
hehehehehe....

Caroline Sutrisno mengatakan...

mengobati kecanduan obat dengan obat yang lain? sepertinya ga menyelesaikan masalah. mending ke pegadaian yang mengatasi masalah tanpa masalah (iklannya lohhh...) hehehe...

indo mengatakan...

Paling enak sih makan nasi goreng kambing dengan es buah sambil menikmati keindahan alam pantai di pulau Sulauwesi...hehehe

Ivana mengatakan...

taliguci:mm...tapi kalo kita sudah cukup "kuat" dari dalam, susah rasanya faktor luar untuk mempengaruhi kita
wendy:hehehe..
benny:Yup..setujuuu!
travellous:thx
tony:iya ni bro, amit-amit...
pythia:setujuu!
krucia:hehehe, ada-ada aja...
dee n anang:yup..
cahpesisiran:hohoho...
rosa n astrid:wah, kalo itu nyandu blogging,sakawnya parah tuh,hehehe...
masenchipz:yup,pencegahan lbh baik dari pengobatan
qori n caroline:iklan ni yee..
indo:hihihi..iya juga yah...

seezqo mengatakan...

Obat itu mungkin cuma obat mengurangi gejalan sakawnya aja tapi bukan menyembuhkan atau menghilangkan racunnya

kipli mengatakan...

dari pada kecanduan narkoba mending kecanduan ciki anak mas....

==inget masa kecil Q==

gus mengatakan...

wew. jangan2 mba ivana ne, pegiat granat yah...hehehe